Huawei Meraih “WWF Climate Solver Award 2020”

Editor Huawei Technologies Co., Ltd. (selanjutnya disebut "Huawei") berhasil meraih "WWF Climate Solver Award 2020" atas solusi FusionSolar Smart PV yang terkemuka di dunia. /visi.news/prnewswire
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – “Climate Action Week – 2021 Zero Carbon Mission International Climate Summit” (selanjutnya disebut Konferensi Tingkat Tinggi/KTT), diadakan World Wide Fund for Nature (WWF) dan Phoenix TV, berlangsung di Beijing.

Di acara ini, Huawei Technologies Co., Ltd. (selanjutnya disebut “Huawei”) berhasil meraih “WWF Climate Solver Award 2020” atas solusi FusionSolar Smart PV yang terkemuka di dunia.

Dalam KTT tahun ini, ajang penghargaan tahunan “Carbon Neutrality Action Leadership Award” secara resmi diluncurkan. Ajang penghargaan ini mengacu pada Science Based Targets initiative (SBTi) dan gerakan “Race to Zero” yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Lebih lagi, ajang “Carbon Neutrality Action Leadership Award” ingin mengapresiasi berbagai individu, tim, dan proyek yang memiliki kinerja luar biasa dalam komitmen bisnis, inovasi teknologi, dan aksi yang mendatangkan hasil positif, serta komunikasi yang berdampak luas.

Tujuannya adalah mendorong kalangan perusahaan agar mengambil tindakan yang ikut memitigasi perubahan iklim, menggerakkan beragam industri untuk menetapkan target pengurangan emisi, serta memberi teladan atas aksi-aksi tersebut.

Ajang “Carbon Neutrality Actor – Climate Solver of the Year Award” adalah komponen utama dari “Carbon Neutrality Action Leadership Award”, dan mengacu pada program “WWF Climate Solver”, sebuah program tahunan yang diluncurkan di Tiongkok pada 2011.

Program ini ingin menciptakan iklim kondusif yang mempromosikan berbagai teknologi iklim dengan potensi revolusioner. Langkah ini ditempuh dengan mencari dan memilih sejumlah teknologi rendah karbon yang inovatif.

Dengan demikian, teknologi-teknologi ini ikut berkontribusi mencapai target penurunan emisi dengan menjaga kenaikan suhu rata-rata bumi di bawah 2℃.

Sejak digelar pertama kali pada 2011, ajang penghargaan ini telah mengapresiasi 34 teknologi rendah karbon. Tahap pendaftaran ajang “Climate Solver Award” 2020-2021 dibuka pada Desember 2020, dan ditutup pada Maret tahun ini.

Baca Juga :  REFLEKSI | Kesadaran Bernafas 

Setelah evaluasi ketat, seleksi awal, evaluasi dua tahap oleh para pakar, menghitung potensi penurunan emisi, serta mengumpulkan tanggapan di lapangan, solusi Huawei FusionSolar Smart PV terpilih sebagai pemenang dan berhasil mengungguli sejumlah kandidat lain.

Kriteria seleksi pada tahun ini sangat ketat. Sesi pengumpulan tanggapan di lapangan tak hanya menguji tingkat kemajuan teknis (20%), nilai ekonomi (20%), dan tingkat kemapanan teknologi (15%) dari teknologi-teknologi yang mengikuti ajang penghargaan tersebut.

Namun, sesi ini juga menilai manfaat-manfaat ekologis dan lingkungan hidup dari sejumlah teknologi tersebut, potensi pertumbuhan dan manfaat sosial, sementara, bobot penilaian dari sejumlah kriteria ini masing-masing mencapai 20%, 15%, dan 10%.

Per 30 Juni 2021, Huawei Digital Power telah membantu klien-klien menghasilkan listrik sebesar 403,4 miliar kWh dari sumber yang ramah lingkungan, atau menghemat konsumsi listrik sebesar 12,4 miliar kWh, dan mengurangi emisi CO2 sebanyak 200 juta ton, setara dengan menanam 270 juta pohon.

KTT ini mengangkat tema “Global Carbon Neutrality and China’s Role”, dan mengundang lebih dari 70 tamu, termasuk Al Gore, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat; Tu Ruihe, perwakilan UNEP China Office; Jia Feng, Director, Center for Environmental Education and Communications,

Kementerian Pelestarian Alam Tiongkok; serta, Marco Lambertini, Direktur Jenderal WWF International. Tamu-tamu ini mengulas berbagai topik, termasuk netralitas karbon dunia, aksi perusahaan mencapai target-target iklim, pembiayaan yang ramah lingkungan (green finance), transformasi energi, bangunan hijau (green building), dan transporatasi rendah karbon. KTT ini ingin mempertemukan berbagai sumber daya, mendorong keterlibatan perusahaan dalam penanganan perubahan iklim, serta menyediakan berbagai arahan dan layanan seperti perencanaan strategis, aplikasi teknologi, demonstrasi hasil, sesi berbagi pengetahuan, serta kegiatan pertukaran internasional bagi kalangan pemerintah dan perusahaan lokal yang ingin mencapai target-target emisi puncak CO2 dan netralitas karbon.@mpa

Baca Juga :  Kemenperin Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur di Kawasan Industri Palu

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Paguyuban Peternak Ayam Kampung di Kabupaten Bandung ini Sukses Jalankan Bisnis Hulu ke Hilir

Ming Sep 26 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Permintaan masyarakat pada konsumsi daging ayam kampung saat ini sangat tinggi, dengan kandungan protein yang tinggi dan rendah lemak di banding ayam ras atau broiler. Namun demikian, terdapat kendala pada ketersediaan daging ayam kampung ini karena pada umumnya ayam kampung hanya di umbar sembarang tidak terkoleksi kandang […]