Christian, “PSI Meyakini Dapat Melewati Parliamentary Threshold pad Pemilu 2024”

Editor Poto kiriman Christian Julianto Budiman Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Bandung, Senin (27/12/21). /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Pernyataan kontroversi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie soal ancang-ancang membuat gaduh diparlemen, merupakan bentuk penegasan komitmen PSI dalam mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Demikian dikatakan salah seorang politisi PSI asal Kota Bandung, Christian Julianto Budiman.

Menurutnya, petikan narasi yang kemudian dianggap kontroversi tersebut, tidak lain untuk membangunkan semangat kader PSI agar bisa melewati ambang batas Parliamentary Threshold (PT) Pemilu 2024 mendatang.

“Kondisi internal PSI sudah semakin kuat dan banyak mendapat dorongan publik, dan PSI meyakini dapat melewati ambang batas PT pada pemilu mendatang, bukan lagi sebuah keniscayaan,” katanya.

Selain itu, kepada VISI.NEWS Senin (27/12/21), Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Bandung ini mengungkapkan, dengan lolosnya PSI ke parlemen baik tingkat pusat hingga provinsi dan kota kabupaten pada periode 2024 – 2029 nanti, tidak lain untuk mengawal kebijakan dan program-program Presiden Jokowi yang berjalan saat ini.

“Berbagai program kerja dan kebijakan Presiden Jokowi saat ini, sudah sangat luar biasa dan dirasa oleh masyarakat, sehingga hal tersebut patut untuk kemudian dilanjutkan dan dikembangkan,” ungkap Christian.

Tidak hanya itu, keterwakilan sejumlah kader terbaik PSI yang saat ini duduk sebagai Anggota DPRD baik tingkat provinsi atau kota kabupeten di sejumlah daerah, diakui kerap mengkritisi berbagai kebijakan yang disinyalir tidak berpihak pada masyarakat.

“Misal, Fraksi PSI pada Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung beberapa waktu lalu, bersikap walk out, hal itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap postur RAPBD 2022 yang tidak berpihak pada rakyat,” ujarnya.

PSI menilai, lanjut Christian komposisi dan prioritas RAPBD 2022 tidak proporsional, tidak ada transformasi anggaran maupun solusi terhadap permasalahan- permasalahan yang ada di Kota Bandung.

Baca Juga :  Sambut HUT RI, 34 Klub Ikuti Turnamen Bola Voli KNPI Cup

“Permasalahan besar Bandung seperti banjir, transportasi umum, dan penanganan sampah tidak tersentuh dalam kebijaksanaan wali kota selama ini,” pungkasnya.@eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Asbabun Nuzul dan Fungsinya dalam Penafsiran Al-Qur'an

Sel Des 28 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – “Asbabun nuzul adalah diturunkan ayat Al-Qur’an atas sebuah kejadian untuk mengabadikannya atau menjelaskan hukum atas kejadian tersebut.” Al-Qur’an diturunkan sedikit demi sedikit selama 23 tahun masa kenabian. Ayat demi ayat diturunkan oleh Allah dalam keadaan yang berbeda-beda. Dalam ranah sosial, ada banyak ayat Al-Qur’an yang […]