Ali Siap Kawal Pembentukan DOB Tasela

Editor Usai bersilaturahmi terbatas, Ali Rasyid difoto bersama dengan para peserta./visi.news/budi s. ombik.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pembentukan daerah otonom baru (DOB) di wilayah Selatan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mendapat dukungan penuh dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Rasyid .

Sebagai wakil rakyat di DPRD Jabar pihaknya siap mengawal dan memperjuangkan pebentukan DOB Tasela (Tasik Selatan).

Hal itu diungkapkan Ali Rasyid saat melakukan pertemuan dan silaturahmi terbatas di Kampung Mangkabaya, Desa Mandalajaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (10/3/21).

“Saya selaku anggota dewan, siap mengawal pemekaran daerah, jika itu memang sangat dibutuhkan,” ungkapnya di depan peserta silaturahmi di aula desa.

Karena , tambahnya, perjuangan panjang masyarakat Tasik Selatan itu sudah lebih dari 10 tahun dan belum ada titik terang.

“Insyaallah ke depan akan terus kami kawal,” kata Ali Rasyid.

Ali Rasyid mengakui, pihaknya belum begitu banyak bergerak untuk memperjuangkan DOB Tasela.

Disebutkan, pihaknya masih melihat situasi dan kondisi yang ada. Apalagi pergerakan di DPRD Jabar untuk DOB Tasela sangat minim.

“Saya ‘kan masih orang baru di DPRD Jabar. Baru satu tahun lebih. Jadi masih meraba dan melihat,” kata anggota dewan yang diusung Partai Gerindra Dapil Kota dan Kabupaten Tasikmalaya ini.

Dijelaskannya, jika melihat keinginan masyarakat Tasikmalaya Selatan yang begitu antusias, pihaknya megajak untuk berjuang bersama.

Disebutkan, sebelumnya DPRD Jabar sudah menggelar Paripurna Persetujuan usulan calon daerah persiapan otonomi baru, pada Jumat (4/12/2020) tahun lalu.

“Pemerintah Jabar dan DPRD sepakat untuk mengajukan tiga calon DOB, yakni Bogor Barat, Sukabumi Utara, dan Garut Selatan,” imbuhnya lagi.

Ali Rasyid menyayangkan DOB Tasikmalaya Selatan tidak masuk daerah yang diusulkan ke pusat oleh Pemerintah Jawa Barat.

Baca Juga :  KY Bakal Periksa Majelis Hakim PT DKI Terkait 'Diskon' Hukuman Pinangki

“Itu terjadi karena minimnya perjuangan dari para anggota DPRD yang mewakili Tasik Selatan,” jelasnya.

Ditambahkannya, pada saat pembahasan usulan tersebut, dirinya tidak hadir karena berada di komisi V.

“Sedangkan yang membahas masalah DOB itu komisi 1. Namun ke depan Insyaallah akan terus saya komunikasikan dengan rekan-rekan di DPRD,” pungkasnya. @bik

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pakar: Revisi UU ITE Harus Hadirkan Kedamaian

Kam Mar 11 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pakar hukum Universitas Parahyangan Profesor Asep Warlan Yusuf mengatakan revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) harus menghadirkan kedamaian bagi masyarakat. “Kedamaian yang sejati akan terwujud ketika setiap warga masyarakat dapat merasakan ketenteraman lahir dan batin,” kata Asep dalam seminar daring yang […]