Anggota DPRD Jabar Minta Pemerintah Lebih Cerdas Atasi Banjir

Editor Anggota DPRD Jabar Haji Kusnadi. /visi.news/eko aripyanto/ist
Silahkan bagikan
  • “Memang fenomena banjir ini bukan hal baru terjadi di Bandung Raya, tapi bukan kemudian fenomena banjir ini terus dibiarkan hingga akibatnya setiap tahun menjadi pemandangan di Bandung Raya,” kata Anggota DPRD Jabar, Haji Kusnadi.

VISI.NEWS | BANDUNG – Di musim penghujan, berbagai peristiwa bencana kerap terjadi, banjir, longsor, kebakaran, hingga pergeseran tanah menjadi ancaman ditengah masyarakat Jabar. DPRD Jabar meminta agar Pemeritah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk terus waspada dan tetap siaga.

Banjir misalnya, disejumlah titik wilayah Bandung Raya, akhir – akhir ini banyak terjadi peristiwa banjir. Akibatnya, sebagian masyarakat di Bandung Raya terdampak peristiwa banjir tersebut. Kondisi ini tentunya harus segera dilakukan tindakan baik oleh Pemprov Jabar maupun Pemerintah Daerah (Pemda) di masing – masing wilayah.

“Memang fenomena banjir ini bukan hal baru terjadi di Bandung Raya, tapi bukan kemudian fenomena banjir ini terus dibiarkan hingga akibatnya setiap tahun menjadi pemandangan di Bandung Raya,” kata Anggota DPRD Jabar, Haji Kusnadi.

Kepada VISI.NEWS Sabtu (6/11/21), warga di wilayah Dayeuhkolot Kabupaten Bandung tersebut mengungkapkan, bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Jabar ini, juga terjadi di tengah pandemi Covid – 19 yang hingga saat ini masih belum berakhir. Sehingga pemerintah diminta untuk terus bersiaga dan menyikapi persoalan bencana ini dengan cerdas.

“Satu sisi kita semua sedang menghadapi ancaman wabah virus corona, di sisi lainnya kita tetap harus siaga guna mengantisipasi penanggulangan bencana alam, apalagi di musim hujan seperti saat ini,” ungkap Kusnadi.

Politisi Golkar ini, menambahkan, baik pemprov atau pemda melalui BPBD harus siap siaga mengahadapi bencana, misal, menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) guna melakukan penanggulangan bencana alam di musim penghujan di tengah pandemi Covid – 19.

Baca Juga :  Dianggap Tidak Adil, Yayat Minta Surat Edaran Gubernur Jabar Dicabut

“SOP nya harus siap, harus terkondisikan dengan baik karena ini akan menjadi momentum bagi kita semua untuk mengevaluasi kesiapan daerah dalam penanggulangan bencana alam di tengah pandemi Covid – 19,” pungkasnya.@eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PSSI Laporkan Dugaan Match Fixing Perserang ke Polda Metro Jaya

Ming Nov 7 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA –PSSI membawa kasus dugaan pengaturan skor klub Liga 2 2021, Perserang ke ranah hukum. Mereka resmi melaporkan kasus match fixing tersebut ke Polda Metro Jaya di mana laporan telah dibuat sejak Kamis (4/11/2021). Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (6/11/2021). Seperti diketahui manajemen Perserang telah melaporkan adanya dugaan […]