AstraZeneca Bantah Kekhawatiran Muslim Indonesia atas Vaksin Covid-19

Editor Tentara Indonesia duduk ketika salah satu dari mereka menerima dosis vaksin Sinovac Biotech China untuk penyakit coronavirus (Covid-19), saat program vaksinasi massal di gedung olahraga di Jakarta, Indonesia, 10 Maret 2021. REUTERS / Ajeng Dinar Ulfiana
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – AstraZeneca pada Minggu mengatakan vaksin Covid-19 tidak mengandung bahan turunan babi, membantah pernyataan di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, bahwa obat tersebut melanggar hukum Islam.

Majelis ulama tertinggi di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, mengatakan di situs webnya hari Jumat bahwa vaksin itu “haram” karena proses pembuatannya menggunakan “tripsin dari pankreas babi”.

Namun, dewan menyetujui vaksin AstraZeneca untuk digunakan mengingat keadaan darurat pandemi.

Namun Direktur AstraZeneca Indonesia Rizman Abudaeri, seperti dilansir dari Daily Mail, Minggu (21/3/2021), mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Pada semua tahap proses produksi, vaksin vektor virus ini tidak menggunakan atau bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya”.

Dewan dan badan makanan dan obat negara itu tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pihak berwenang Indonesia pada hari Jumat menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca setelah meninjau laporan yang menyebabkan pembekuan darah di antara beberapa penerima di Eropa.

Indonesia sedang bergulat dengan salah satu wabah virus korona terburuk di Asia – dengan 1.455.788 kasus dan 39.447 kematian pada hari Sabtu.@mpa

Baca Juga :  Pemkot Bandung dan Kreator Industri Kreatif Kolaborasi Reaktivasi Teras Cihampelas

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Laksanakan Monev, Binpres KONI Salut Terhadap Cabor Binaraga

Ming Mar 21 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Jelang pelaksanaan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olah Raga Daerah (Porda) akhir tahun ini, Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI lakukan kabupaten Bandung monitoring dan evaluasi (Monev) ke tempat pemusatan latihan atlet binaraga, di Komplek Bumi Sadang, desa Margahayu Tengah, kecamatan Margahayu, Sabtu (20/3/2021). Dalam Monev tersebut, Binpres KoNI […]