Bogor Timur dan Indramayu Barat Diusulkan Jadi Kabupaten Baru

Editor Ridwan Kamil./visi.news/humas jabar
Silahkan bagikan
Ridwan Kamil./visi.news/humas jabar.

VISI.NEWS — Pemprov Jabar kembali memproses dua daerah untuk diusulkan menjadi daerah otonomi baru.

Kedua daerah tersebut, Kabupaten Bogor Timur dan Kabupaten Indramayu Barat.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menyerahkan kedua berkas Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) itu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar dalam rapat paripurna untuk dibahas lebih lanjut.

“Jabar sedang memproses dua daerah calon daerah persiapan otonomi baru yaitu Kabupaten Bogor Timur dan Kabupaten Indramayu Barat,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (26/3/2021).

Sebelumnya, Pemprov Jabar telah mengusulkan pemekaran tiga daerah otonomi baru yaitu Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, dan Kabupaten Garut Selatan. Ketiga daerah tersebut merupakan yang paling siap untuk dimekarkan dan berkas usulannya pun sudah sampai di meja Kementerian Dalam Negeri.

“Total selama dua tahun ini menjadi lima daerah yang diusulkan dimekarkan,” ucap Kang Emil.

Sementara untuk usulan Kabupaten Bogor Timur dan Indramayu Barat baru di tahap penyelesaian persyaratan administrasi di tingkat desa daerah induk, dan telah mendapat persetujuan dari DPRD dan kepala daerah induk.

Sesuai peraturan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bila ingin pemekaran daerah. Pertama, persyaratan dasar yang terdiri dari kewilayahan dan kapasitas daerah.

Kedua, persyaratan administrasi, mulai dari keputusan musyawarah desa, persetujuan bersama DPRD dan kepala daerah induk, serta persetujuan bersama DPRD provinsi dan gubernur.

“Persyaratan teknisnya dari bawah administrasinya desa-desa setuju kemudian dapat rekomendasi dari DPRD dan bupati daerah induk,” tutur Kang Emil.

Ia mengatakan, setelah dibahas oleh DPRD Jabar, berkas CDPOB Kabupaten Bogor Timur dan Indramayu Barat akan diserahkan kepada pemerintah pusat.

Baca Juga :  Secara Resmi akan Diluncurkan 15 April 2021, Tahap Praregistrasi "Kingdom Heroes M" Diikuti Lebih Dari 500.000 Orang

“Usulan CDPOB ini akan rencannya akan dibahas di tingkat pusat pada Kuartal I Tahun Sidang 2021 DPR RI,” ucapnya.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah mengatur dan menegaskan bahwa pemekaran daerah bertujuan untuk efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik.

Kendati demikian, hingga kini pemerintah pusat masih memoratorium pembentukan daerah otonomi baru.

Gubernur menuturkan, dari proporsi perbandingan luas wilayah dan jumlah penduduk, jumlah kabupaten/kota di Jabar terbilang masih sedikit jika dibandingkan dengan provinsi besar lainnya di Indonesia. Sehingga, dipandang perlu untuk dibentuk daerah persiapan otonomi baru melalui pemekaran daerah.

“Saya kira ini menguatkan apa-apa yang menjadi perjuangan keadilan kita yaitu pemekaran karena idealnya Jabar kalau pakai rasio satu juta penduduk satu kabupaten/kota, maka Jabar harusnya punya 40-an kabupaten/kota, sekarang baru 27 daerah. Perjuangannya akan panjang tapi harus terwujud,” tuturnya.

Dalam usulan pembentukan CDPOB, Kabupaten Bogor Timur memiliki luas wilayah 776,71 kilometer persegi terdiri dari 7 kecamatan dan 75 desa. Sementara penduduknya berjumlah 1.345.395 jiwa dengan lokasi ibu kotanya yaitu Jonggol.

Adapun Kabupaten Indramayu Barat luas wilayahnya yaitu 933,96 kilometer persegi. Terdiri dari 10 kecamatan, 95 desa, 581 RW dan 1.875 RT. Kemudian jumlah penduduknya yaitu 676.455 jiwa. Kecamatan Kroya diusulkan menjadi calon ibu kota Indramayu Barat.

Ketua DPRD Jabar, Taufik Hidayat, mengatakan, untuk CDPOB Kabupaten Bogor Timur dan Indramayu Barat, pihaknya telah menugaskan Komisi I untuk pembahasan lebih lanjut.

“Untuk pembahsaan CDPOB, pimpinan telah menugaskan komisi I untuk membahasnya lebih lanjut,” ucap Taufik dalam sidang paripurna.@ayi

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jabar-Denmark Jalin Hubungan Diplomasi Melalui Olahraga, Ridwan Kamil Kalahkan Dubes

Ming Mar 28 , 2021
Silahkan bagikan  VISI.NEWS — Gubernur Jabar memperlihatkan kemampuannya bermain bulu tangkis. Menghadapi Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indinesia, Lars Bo Larsen di Bumi Pancasona, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (27/3/2021), Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menang dua gim langsung dengan skor 15-7 dan 16-14. Kang Emil tampil mendominasi di awal gim […]