Bupati Grobogan Canangkan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Editor Pemkab Grobogan melangsungkan pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Pencanangan dilakukan langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pemkab Grobogan melangsungkan pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Pencanangan dilakukan langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di di halaman SDN 16 Purwodadi, Senin (20/12/2021).

“Untuk anak-anaku yang Saya banggakan, jangan takut divaksin ya. Jadilah anak-anak yang hebat, dan kabarkan pada teman-teman yang lain, agar mereka tidak takut divaksin,” kata Bupati Sri Sumarni.

Menurutnya, upaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 di Grobogan terus dilakukan. Setelah tenaga kesehatan, pelayan publik, masyarakat umum dan lansia, sasaran vaksinasi di Grobogan saat ini akan difokuskan pada anak usia 6-11 tahun atau siswa SD.

“Sasaran vaksin selama ini adalah usia di atas 12 tahun. Kita berupaya memperluas cakupan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun. Hal ini dilakukan guna perlindungan masyarakat yang lebih menyeluruh,” cetusnya.

Menurutnya, cakupan vaksin dosis 1 saat ini telah mencapai 75 persen. Sedangkan ketentuan dari Kemenkes lebih dari 70 persen. Kemudian cakupan vaksinasi lansia mencapai 75 persen dari ketentuan Kemenkes lebih dari 60 persen. Dengan capaian ini, maka sudah bisa memenuhi syarat untuk bisa memberikan vaksin pada anak usia 6-11 tahun.

Berdasarkan data Dispendukcapil, jumlah penduduk usia 6-11 tahun di Grobogan sebanyak 139.208 jiwa. Diharapkan, semua anak tersebut bisa mendapatkan vaksinasi semuanya, kecuali bagi mereka yang terkendala alasan medis.

Masih dikatakan Sri Sumarni, bedasarakan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), pemberian vaksinasi COVID-19 pada kelompok usia 6-11 telah dinyatakan aman dan harus dilaksanakan sesuai prosedur.

Vaksinasi yang digunakan nanti adalah produksi Bio Farma atau Coronavac. Adapun ketentuan vaksinasi ini diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari melalui suntikan di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 ml.

Baca Juga :  KPAI Minta Pemerintah Tunda Kebijakan Normal Baru di Pesantren

Dalam kesempatan itu, bupati menyatakan, meski tidak ada lonjakan kasus baru dalam beberapa pekan terakhir, namun ia tetap mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta jangan abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegasnya.

Pemkab Grobogan melangsungkan pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Pencanangan dilakukan langsung oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni di di halaman SDN 16 Purwodadi, Senin (20/12/2021).

“Untuk anak-anaku yang Saya banggakan, jangan takut divaksin ya. Jadilah anak-anak yang hebat, dan kabarkan pada teman-teman yang lain, agar mereka tidak takut divaksin,” kata Bupati Sri Sumarni.

Menurutnya, upaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 di Grobogan terus dilakukan. Setelah tenaga kesehatan, pelayan publik, masyarakat umum dan lansia, sasaran vaksinasi di Grobogan saat ini akan difokuskan pada anak usia 6-11 tahun atau siswa SD.

“Sasaran vaksin selama ini adalah usia di atas 12 tahun. Kita berupaya memperluas cakupan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun. Hal ini dilakukan guna perlindungan masyarakat yang lebih menyeluruh,” cetusnya.

Menurutnya, cakupan vaksin dosis 1 saat ini telah mencapai 75 persen. Sedangkan ketentuan dari Kemenkes lebih dari 70 persen. Kemudian cakupan vaksinasi lansia mencapai 75 persen dari ketentuan Kemenkes lebih dari 60 persen. Dengan capaian ini, maka sudah bisa memenuhi syarat untuk bisa memberikan vaksin pada anak usia 6-11 tahun.

Berdasarkan data Dispendukcapil, jumlah penduduk usia 6-11 tahun di Grobogan sebanyak 139.208 jiwa. Diharapkan, semua anak tersebut bisa mendapatkan vaksinasi semuanya, kecuali bagi mereka yang terkendala alasan medis.

Baca Juga :  SEHAT: Kapan Waktu yang Tepat untuk Tes Covid-19?

Masih dikatakan Sri Sumarni, bedasarakan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI), pemberian vaksinasi COVID-19 pada kelompok usia 6-11 telah dinyatakan aman dan harus dilaksanakan sesuai prosedur.

Vaksinasi yang digunakan nanti adalah produksi Bio Farma atau Coronavac. Adapun ketentuan vaksinasi ini diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari melalui suntikan di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 ml.

Dalam kesempatan itu, bupati menyatakan, meski tidak ada lonjakan kasus baru dalam beberapa pekan terakhir, namun ia tetap mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta jangan abai dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tegasnya. @Hzul

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Vaksinasi Untuk Usia 6-11 Tahun Boyolali Ditargetkan Selesai Pertengahan Januari 2022

Sen Des 20 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menargetkan program vaksinasi bagi anak anak usia 6 hingga 11 tahun selesai pada pertengahan Januari tahun 2022 esok. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, vaksinasi di Kota Susu dimulai pada Senin (20/12/2021) serentak di 42 lokasi di delapan kecamatan yakni di 37 Sekolah […]