Cek Vaksinasi di Ponpes, Taj Yasin Dampingi Santri Disuntik Vaksin

Editor Muhammad Imam Sufwan tampak malu dan salah tingkah ketika Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendekat dan mengajak berbincang./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAWA TENGAH – Ratusan santri Pondok Pesantren Al-Hikmah di Desa Ngadipurwo Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, mengikuti vaksinasi Covid-19, Sabtu (5/11/2021). Para santri tampak tertib dan antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung di halaman ponpes.

Salah satu santri, Muhammad Imam Sufwan tampak malu dan salah tingkah ketika Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendekat dan mengajak berbincang bocah warga Desa Picis, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang tersebut.

Sembari tersipu malu-malu, santri berusia 12 tahun itu menjawab pertanyaan Taj Yasin dengan lirih, meskipun itu hanya pertanyaam candaan untuk sekedar membantu santri ini mengusir ketegangan menjelang disuntik vaksin.

Tidak hanya mengajak berbincang, Taj Yasin kemudian mengantar ke ruangan hingga Imam selesai disuntik vaksin. Wajah lega dan senyum bahagia terpancar ketika petugas kesehatan selesai menyuntik vaksin Covid-19 dosis dua  kemudian mempersilakan Imam keluar ruangan dampingi Taj Yasin.

“Saya kaget tapi senang tadi didampingi Pak Wakil Gubernur. Saya lega sudah divaksin, agar sehat dan bisa kembali belajar tatap muka,” ungkap Imam.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin juga memberikan hadiah istimewa kepada salah seorang santri yang sedang antre vaksin. Melihat warna peci santri yang sudah usang, Taj Yasin memberikan peci yang dikenakannya kepada sang santri. Santri beruntung tersebut mengucapkan terima kasih dan langsung mengganti peci usangnya dengan peci pemberian orang nomor 2 di Jawa Tengah tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen berharap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Blora terus digencarkan. Terlebih saat ini Kabupaten Blora masuk level 3, sehingga pelaksanaan vaksinasi massal dilakukan secara serentak di berbagai sentra vaksin, termasuk vaksinasi di pondok pesantren.

Baca Juga :  Jadi Zona Oranye, Ganjar Sebut Kudus Contoh Sinergi Pusat, Provinsi dan Daerah yang Berhasil

“Ini sudah bagus santri-santri di pondok pesantren sudah banyak yang divaksin. Alhamdulillah ini vaksinasi ini dosis kedua dan tidak ada kendala atau permasalahan sampai saat ini,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin mengingatkan pentingnya pengecekan batas waktu penggunaan vaksin. Jangan sampai di kabupaten atau kota ada temuan penggunaan vaksin yang sudah kedaluwarsa.

“Seperti kemarin saat Pak Gubernur kunjungan ke Kudus, ada vaksin yang kedaluwarsa. Itu perlu diperhatikan terus,” tandasnya. @Andi S

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Cegah Mafsadah, Penggunaan Pengeras Suara di Masjid Perlu Disegarkan

Sen Nov 15 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Fatwa MUI (Majelis Uama Indonesia) menjelaskan bahwa aktivitas ibadah, ada jenis yang memiliki dimensi syiar sehingga membutuhkan media untuk penyiaran, termasuk azan. Dalam pelaksanaannya, lanjut Fatwa MUI melalui gelaran Ijtima Ulama, baru-baru ini, perlu diatur kembali tentang pedoman penggunaan pengeras suara di masjid/musala untuk mewujudkan […]