Dewan Pers Berharap Kemerdekaan Pers Makin Berkualitas

Editor Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh./antara/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dewan Pers berharap kemerdekaan pers di Tanah Air dapat semakin berkualitas sehingga mampu memberikan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Dewan Pers mengajak semua pihak untuk menciptakan kondusivitas dan tekad bersama agar kemerdekaan pers semakin berkualitas dan dapat memberikan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu (2/1/2021).

Nuh mengatakan, kemerdekaan menyatakan pendapat dan berekspresi merupakan hak warga negara yang dilindungi Undang-Undang Dasar, dan kemerdekaan pers merupakan bagian tidak terpisahkan dari kemerdekaan berpendapat dan berekspresi tersebut.

Kemerdekaan pers, kata dia, merupakan bagian dari prinsip demokrasi dan harus diperjuangkan bersama.

Oleh karena itu, dalam momentum awal tahun 2021 ini, Nuh mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melaksanakan spirit dan perintah yang termaktub dalam UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

Dalam negara demokrasi, ucap dia, pers bebas untuk memberitakan masalah-masalah yang menyangkut kepentingan publik dengan senantiasa menaati kode etik jurnalistik.

Dia mengatakan secara prinsipil dan moral negara berkewajiban menghindari atau meminimalisasi hambatan dan batasan atas kemerdekaan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Setiap masalah yang timbul terkait dengan praktik jurnalistik harus diselesaikan berdasarkan mekanisme yang diatur dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” kata dia. @fen

Baca Juga :  Sabar Jangan Beli Dulu, 8 Fakta Harga Emas Rp 1 Juta/Gram

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Waketum MUI Bingung Ada Pihak Terlalu Besarkan Radikalisme

Ming Jan 3 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengaku bingung pada pihak yang terlalu membesarkan persoalan radikalisme dan intoleransi di Indonesia saat ini. “Kita sudah sepakat bahwa kita tidak setuju dengan tindakan-tindakan yang bersifat radikalis dan intoleran. Tapi kita benar-benar bingung melihat adanya para pihak yang […]