Geledah Markas Ajaran Sesat Hakekok, Polisi Temukan Alat Kontrasepsi dan Jimat

Editor Sejumlah barang seperti keris, jimat dan alat kontrasepsi disita dari markas ajaran sesat hakekok/foto: inews/iskandar nasution/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Polres Pandeglang menggeledah kediaman ketua ajaran Hakekok berinisial A (52). Sejumlah barang bukti berupa jimat, keris, buku kitab, dan alat kontrasepsi disita polisi.

Pengeladahan dilakukan pasca-diamankannya 16 warga Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten yang mengikuti ajaran sesat Hakekok.

Barang yang disita polisi diduga digunakan dalam ritual aliran sesat tersebut.

Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara di kediaman A, ditermukan berbagai benda seperti keris dan jimat.

“Sepertinya digunakan tersangka untuk mempengaruhi pengikutnya. Saat ini masih kami amankan,” kata Hamam, Sabtu (13/3/2021), seperti dilansir Okezone.com.

Hamam memastikan, sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), kegiatan A dan pengikutnya menyimpang.

“Mereka mengikuti ajaran yang menyimpang,” paparnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan 16 pengikut ajaran sesat Hakekok setelah beredar video mandi bareng antara laki-laki dan perempuan hingga anak-anak dalam kondisi tanpa busana.

Dalam video yang beredar, tampak belasan warga sedang mandi bersama-sama sambil mengikuti ritual keagamanan di lokasi penampungan air area kebun sawit milik PT Gal.

Seorang di antaranya mereka tampak memimpin jalannya ritual. Namun ada yang aneh, dalam ritual tersebut mereka semua tidak mengenakan busana. @fen

Baca Juga :  SELEB BERPULANG LAGI: Yuda dan Rixx Dadali Band Meninggal Dunia, Sempat Terpapar Covid-19

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ikatan Mahasiswa Tasik Gelar Bakti Masyarakat di Pancatengah

Sab Mar 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Ikatan Mahasiswa Tasikmalaya (IMT) melakukan kegiatan Bakti Masyarakat dan PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) di Kampung Cipari/Cinangka, Desa Margaluyu, Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kiprah IMT ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan daerah melalui berbagai kegiatan di antaranya penanaman bibit pohon. Demikian diungkapkan Ketua […]