Gelegar Petir “Menyahut” Ucapan Max Sopacua di Hambalang

Editor Konferensi pers demokrat kubu Moeldoko di Hambalang. ©2021 Merdeka.com/istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Suara petir menggelegar saat kubu Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) mengadakan konferensi pers di Hambalang Sport Center, Bogor, Jawa Barat. Konpers itu digelar di tengah hujan deras berpayung tenda.

Petir itu berbunyi setelah Ketua Dewan Kehormatan Demokrat versi KLB Max Sopacua berbicara tentang orang yang menikmati uang korupsi Hambalang. Tetapi, tidak tersentuh hukum.

“Siapa saja yang menikmati Hambalang ini, jangan dibiarkan orang lain menderita dan jangan dibiarkan orang lain berpangku tangan bersenang-senang malah menjadi raja nanti di Partai Demokrat,” ujar Max di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021).

Tiba-tiba suara petir menggelegar ketika Max melanjutkan pembicaraannya. Hujan deras pun terus turun.

“Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman, (suara petir). Tuh kan setuju dianya (petir) gua ngomong itu,” kata Max.

Terpisah, Ketua Bappilu DPP Demokrat Andi Arief turut mengomentari suara gemuruh itu. Dia bilang ada bekas kader Demokrat yang tersambar petir saat menggelar konferensi pers di Hambalang.

“Saya sedih, mantan kader dan mantan senior kader kabarnya kena sambar petir di Hambalang. Kita doakan alam bersahabat dengan mereka. Lain kali buat konf pers jangan di tempat terbuka,” kata Andi lewat akun twitternya @Andiarief_ Kamis (25/3/2021).@mpa/mdk

Baca Juga :  Pemerintah Pertimbangkan Beri Insentif untuk Ulama yang Terdampak Covid-19

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rizki Janji Perjuangkan Insentif Covid Bagi Insan Pers

Kam Mar 25 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Natakusumah mengatakan,dirinya akan memperjuangkan insentif bagi Insan Radio dan TV di Banten yang terkena dampak Covid-19. “Ini tentu penting bagi jurnalis yang menyiarkan berita, karena itu perlu ada upaya dorongan bersama agar Pemerintah memperjuangkan insentif bagi insan pers khususnya Radio lokal […]