Gubernur Jateng Ajak 17 Kepala Daerah Buka Kanal Medsos untuk Tampung Masalah Masyarakat

Editor Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa, ketika dilantik Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sebagai Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo, dalam pelantikan secara daring di Gedung DPRD Kota Solo./visi.news/tok suwarto.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pasangan Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa untuk masa bakti 2021 – 2026, resmi dilantik Gubernur Jawa Tengah (Jateng) secara daring bersama 16 kepala daerah hasil Pilkada serentak 2020.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), melantik pasangan wali kota Solo dan kepala daerah lain langsung dari gedung Grhadika Bhakti Praja Semarang. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, mengikuti prosesi pelantikan yang berlangsung singkat, dalam rapat paripurna DPRD di Gedung DPRD Kota Solo, yang dihadiri seluruh 45 orang anggota DPRD serta para pejabat Forkompinda Kota Solo.

Dalam pelantikan tersebut, Ganjar Pranowo mengingatkan situasi dunia yang masih penuh ketidakpastian.
Selain itu, kepala daerah juga dihadapkan pada berbagai masalah, di antaranya bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan sebagainya, termasuk bidang teknologi yang perlu ditingkatkan, masalah lingkungan yang perlu ditangani dan lain-lain.

“Dalam situasi tersebut, kepala daerah juga menghadapi kondisi kelompok-kelompok rentan yang perlu perhatian, terutama perempuan dan anak-anak,” katanya.

Di depan pasangan kepala daerah dari 17 kabupaten dan kota yang baru dilantik, Ganjar menyitir ungkapan Bung Karno yang menyatakan, “kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat.”

Padahal, sebagian besar masyarakat sekarang bermain di media sosial atau Medsos. Dalam menyikapi hal itu, dia minta para pejabat daerah di Jateng membuka kanal media, supaya jika ada masalah dan sebagainya tidak sampai berlarut-larut.

“Kepala daerah supaya membuka kanal media sosial untuk menampung masalah masyarakat. Meskipun merepotkan, tapi lebih baik untuk respons cepat terhadap masalah masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Situs Bumi Alit Kabuyutan, Potensi Wisata Budaya Kabupaten Bandung

Gubernur menambahkan, juga ingin membangun komunikasi secara intensif dengan kepala daerah kabupaten dan kota melalui media WattsApp.

Kepada para istri kepala daerah yang dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Ganjar menyatakan, perannya dalam mendukung tugas kepala daerah sangat besar.

Dalam situasi dunia yang masih memprihatinkan akibat pandemi saat ini, peran PKK berperan sangat dahsyat dalam mengangkat kelompok-kelompok kecil di masyarakat, seperti dalam pendidikan dan kampanye kesehatan.

“Anak-anak sekolah masih harus belajar di rumah. Di bidang kesehatan, masih banyak anak membutuhkan perbaikan gizi, masih ada anak-anak stunting dan sebagainya,” tuturnya. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jumlah Pasien Covid-19 di RSHS Menurun Signifikan

Jum Feb 26 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Jawa Barat mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat mengalami penurunan. Besaran penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di bawah 26 persen. Menurut Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum RSHS Bandung Muhammad Kamaruzzaman, hal ini menunjukkan terjadinya penurunan yang signifikan sejak bulan Februari […]