H. Kusnadi: Korupsi di Indonesia Bagaikan Karat Menggerogoti Besi-besi Pembangunan

Editor Anggota Komisi 4 DPRD Jawa Barat H. Kusnadi. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Pandangan salah seorang Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi dalam menyikapi persoalan kejahatan tindak pidana korupsi di Indonesia khususnya di Jabar, bagaikan karat yang menggerogoti besi-besi pembangunan.

Dikatakan Kusnadi, komitemen pemberantasan praktik koruspsi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini patut terus dilakukan sehingga kedepan tidak ada lagi praktik yang berdampak pada kerugian negara.

“Korupsi itu sudah seperti karat yang gerogoti besi-besi pembngunan, sehingga harus terus dibersihkan hingga ditiadakan,” katanya, Jumat (10/12/2021).

Kusnadi mengungkapkan, korupsi tidak hanya merupakan bentuk pelanggaran hukum dan etika saja, melainkan bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM) yang berkeadilan serta ancaman terhadap kemanusiaan.

“Selain itu, juga ancaman terhadap hak publik, dan ancaman terhadap keberlangsungan bangsa dan negara, karena korupsi merusak sendi-sendi kehidupan,” ungkapnya.

Guna menutup celah korupsi, lanjut Kusnadi, pemerintah diketahui terus melakukan reformasi birokrasi, perbaikan layanan publik dan pengawasan secara lebih transparan dan akuntabel, sebagai upaya dalam memerangi kejahatan korupsi.

“Dalam pemberian perizinan misalnya, pemerintah melakukan penyederhanaan birokrasi melalui transformasi organisasi, transformasi SDM aparatur, dan transformasi sistem kerja,” ujarnya.

Kebijakan tersebut dilakukan disetiap tingkatan baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, terakhir sebagai bangsa yang religius dan berbudaya luhur, negara mengajak rakyatnya untuk menjadi pengingat yang kuat tidak melakukan tindakan korupsi.

“Semua agama yang dianut bangsa Indonesia, hakekatnya tegas melarang umatnya untuk melakukan korupsi. Korupsi bagi umat beragama merupakan bentuk kezaliman terhadap kepercayaan dan amanah rakyat,” pungkasnya.@eko

Baca Juga :  ‘Sabilulungan Untuk Negeri’ Jadi Referensi Kemendikbud

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

380 Peserta Bersaing dalam Lomba Vlog 'Halal itu Apa Sih?'

Jum Des 10 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Masa pendaftaran Halal Vlog Competition 2021 sudah berakhir. Kompetisi ini digelar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag. Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mastuki, mengatakan bahwa antusias masyarakat untuk mengikuti Halal Vlog Competition 2021 cukup besar. Sampai dengan penutupan, tercatat 380 video […]