Horeee…! Masyarakat Bisa Cetak e-KTP Sendiri

Editor Tak repot lagi, masyarakat bisa cetak e-KTP sendiri di mesin seperti ATM./kontan.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kementerian Dalam Negeri melakukan terobosan baru terkait layanan terhadap masyarakat. Yakni, dengan meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). 

Menurut Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh, pihaknya telah meluncurkan layanan pencetakan dokumen kependudukan secara mandiri oleh masyarakat. Layanan itu berupa mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM). 

“Dengan mesin ADM, masyarakat dapat mencetak dokumennya sewaktu-waktu. Pada hari libur pun bisa dan tidak terikat wilayah administrasi,” ujar Zudan dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (30/9), seperti dilansir kontan.id.

Selain itu, lanjut dia, keberadaan ADM bisa menghindarkan praktik calo dan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan dokumen kependudukan. Zudan menuturkan, ADM merupakan sebuah alat atau mesin yang berbentuk seperti mesin ATM. ADM mampu mencetak 24 jenis dokumen kependudukan. 

Mesin ini disebut menjadi terobosan Kemendagri dalam digitalisasi layanan kependudukan bagi masyarakat. 

“Setiap ADM mampu mencetak kartu tanda penduduk elektronik ( e-KTP), akta kelahiran, hingga kartu keluarga (KK) dalam hitungan menit,” ungkap Zudan.

Selain itu, lanjut dia, keberadaan ADM bisa menghindarkan praktik calo dan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan dokumen kependudukan. Zudan menuturkan, ADM merupakan sebuah alat atau mesin yang berbentuk seperti mesin ATM. ADM mampu mencetak 24 jenis dokumen kependudukan. 

Ke depannya, ADM akan ditempatkan di lokasi keramaian dan tidak boleh di kantor Dinas Dukcapil setempat. Kemendagri pun mendorong agar ADM bisa dipasang di bandara dan stasiun kereta api sehingga masyarakat akan semakin mudah mengakses ADM untuk mengurus dan mencetak dokumen kependudukannya secara lebih cepat. 

“Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mengurus dengan mendatangi kantor Dinas Dukcapil,” ucap Zudan. 

Baca Juga :  MUI: Hewan PMK Gejala Klinis Berat Tidak Sah Dijadikan Hewan Kurban

Zudan menyebutkan, rencananya, pada 2020 ada 144 ADM yang dipasang di seluruh Indonesia.

Dalam pengadaan ADM, Kemendagri bekerja sama dengan PT Sinergi Nasional Rakyat Indonesia. Zudan mengatakan, kerja sama ini sama sekali tidak menggunakan dana APBN, tetapi dengan sistem kolaborasi hibah pinjam pakai. 

“Jadi mesin ADM dihibahkan dipinjampakaikan oleh pihak ketiga untuk dipakai oleh Kemendagri. Kemendagri kemudian melanjutkan ADM ini kepada kabupaten/kota yang dinilai berprestasi,” tutur Zudan. 

Meski demikian, kata dia, ADM ini boleh dipakai selamanya asalkan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi masyarakat dan dirawat dengan baik. Zudan berpesan, apabila kertas HVS-nya dan toner habis harus diisi kembali.

“Bila blanko KTP-el nya habis juga harus diisi lagi agar terus bisa melayani masyarakat yang membutuhkan,” kata dia. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Betah di Persib Fabiano Ingin Belajar Bahasa Sunda

Sab Okt 3 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Bek naturalisasi Persib Bandung, Fabiano Beltrame, memilih Febri Hariyadi dan Gian Zola Nasrulloh untuk mengajari dirinya bahasa Sunda. Sejak tahun 2005 bermain di Tanah Air, tentu saja Fabiano Beltrame sudah lancar berbicara bahasa Indonesia. Tetapi, sejak memperkuat Persib Bandung musim lalu, Fabiabo Beltrame memiliki keinginan. Setelah dua musim memperkuat Persib Bandung, Fabiano Beltrame ingin belajar bahasa Sunda. Menempat di satu daerah tentu saja […]