Kasdam I/BB Dampingi Asops Panglima TNI Cek Kesiapan Satgas Pamtas RI- PNG Yonif 126/KC

Editor Kasdam I/BB Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono, SE , M.Hum, mendampingi Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, SE., MM., MI.r (Han) melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Riksiapops Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC TA 2021, di Mako Yonif 126/KC, Desa Perjuangan, Kec. Sei Balai, Kab. Batubara, Selasa (19/10/2021). /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SIMALUNGUN – Kasdam I/BB Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono, SE , M.Hum, mendampingi Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, SE., MM., MI.r (Han) melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Riksiapops Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC TA 2021, di Mako Yonif 126/KC, Desa Perjuangan, Kec. Sei Balai, Kab. Batubara, Selasa (19/10/2021).

Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin mengatakan para personel Satgas Pamtas Yonif 126/KC harus bisa mengambil dan merebut hati masyarakat dengan bersama-sama membangun daerah, agar semakin maju seperti daerah-daerah lain dan jangan arogan.

“Oleh Karena Itu, setiap prajurit harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, secara profesional memahami tugas pokok yang sudah diberikan, dengan berpedoman kepada protap yang berlaku,” ujarnya.

Kemudian Asops Panglima TNI melaksanakan pemeriksaan kesiapan pasukan meliputi personel maupun materiil serta
memberikan bantuan dana Sargal dari Panglima TNI kepada Danyonif 126/KC .

Kegiatan ini dengan Tetap menerapkan Protokol kesehatan yang ketat.

Turut hadir dalam Riksiapops, Waasops Kasad Brigjen TNI Reza Pahlevi beserta rombongan lainnya serta PJU Kodam I/BB.@mpa

Baca Juga :  Pemuda ini Jual Indomie di Las Vegas Rp. 42.540,-/Bungkus, Raup Untung Jutaan Rupiah

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Syarief Abdullah: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Belum Mendesak

Rab Okt 20 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie berpendapat, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) belum mendesak untuk segera dioperasikan. Ia meminta agar kebijakan tersebut dikaji lebih mendalam agar tidak menimbulkan riak di tengah masyarakat. “Program kereta […]