Kasus Tabrak Lari Oknum TNI di Nagreg, Kang DS, “Saya Minta Tidak Menyalahkan Institusi Tertentu”

Editor Bupati Bandung HM Dadang Supriatna mendampingi Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurahman dan istri ziarah ke makam korban tabrak lari tiga oknum TNI, Senin (27/12/2021). /visi.news/ist
Silahkan bagikan
  • Bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga menyampaikan, pihaknya akan memberikan bantuan khusus kepada keluarga dan ahli waris korban.

VISI.NEWS | NAGREG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman ke rumah korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Nagreg, Rabu (8/12/2021) lalu.

Sebelumnya diberitakan, korban lakalantas tersebut dikabarkan hilang setelah mengalami kecelakaan yang melibatkan oknum TNI-AD. Korban yang terdiri dari dua remaja itu, jasadnya ditemukan Sabtu (11/12/2021) di Jawa Tengah.

Dadang Supriatna mengapresiasi Kasad Jenderal TNI Dudung, Komandan Korem (Danrem) 061/Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi dan Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto yang takziah langsung ke makam Handi Saputra (16) dan Salsabila (14).

“Ini salah satu bukti kepedulian TNI AD terhadap masyarakat. Saya minta semua pihak tidak menyalahkan institusi tertentu, karena peristiwa ini terjadi karena ulah oknum, dan saya yakin proses hukum sudah berjalan sesuai prosedur dan aturan,” ungkap Bupati yang ditemui di rumah duka, Desa Ciaro, Nagreg, Senin (27/12/2021).

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu turut prihatin atas musibah yang menghilangkan nyawa dua remaja itu.

“Masyarakat Kabupaten Bandung dan keluarga tentu paham, bahwa ini merupakan takdir. Semoga almarhum dan almarhumah ditempatkan di Surganya Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ucapnya.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga menyampaikan, pihaknya akan memberikan bantuan khusus kepada keluarga dan ahli waris korban.

“Bantuan akan kami berikan melalui Pak Kades dan Pak camat. Pak Kasad juga menyampaikan akan merenovasi tempat tinggal keluarga korban. Karena rumahnya memang masuk kedalam kategori tidak layak dan perlu diperbaiki,” jelas Kang DS.@alfa

Baca Juga :  Usai Tahlilan 100 Hari Meninggalnya Suami, Janda Muda Gantung Diri

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Launching Vaksinasi Anak

Sen Des 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | NAGREG – Bupati Bandung Dadang Supriatna melaunching program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun. Hal tersebut lantaran cakupan vaksinasi dosis pertama Kabupaten Bandung telah melebihi 70 persen dan lansia lebih dari 60 persen. “Alhamdulillah di Kabupaten Bandung ada tiga kecamatan yang vaksinasinya melebihi target yang ditetapkan Mendagri […]