KBA SMAN Cimindi-13 Kota Bandung Serahkan 150 Paket Sembako

Editor Keluarga Besar Alumni SMAN Cimindi-13 Kota Bandung menyerahkan bantuan paket sembako ke bekas almamaternya, Rabu (2/9/2020)./visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Keluarga Besar Alumni (KBA) SMAN Cimindi-13 Kota Bandung menyerahkan sembako sebanyak 150 paket kepada SMAN 13 yang diterima Kepala Sekolahnya, Isnaeni Zakiah, S.Pd., M.M.Pd., dan humasnya Dede di Jalan Raya Cibeureum, No 52, Campaka, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Rabu (2/9/2020).

Sembako 150 paket itu (ralat: bukan 145 paket), diperuntukkan 135 paket,untuk Siswa SKTM yaitu Surat Keterangan Tidak Mampu, 10 paket untuk satpam dan caraka serta 5 paket untuk alumni yang membutuhkan.

“Bantuan ini berasal dari para donatur alumni SMAN Cimindi-13 dimana donasi terkumpul sebesar Rp. 17.200.000. Donasi ini dibagi dua dibelikan sembako dan akan pengadaan tempat cuci tangan portable,” ujar Waketu Bid 3, Dadan Ramdhan yang didampingi Didin, Ticka dan Rais.

Menurut Waketu yang membidangi sosial, budaya, lingkungan, rohani, informasi & komunikasi dan hub antar lembaga ini, sebenarnya siswa SKTM SMAN 13 ada 200 siswa sehingga ada 65 siswa lagi yang belum tersantuni.  Sedangkan guru honorer ada 30 orang. Program “Berbagi Setulus Hati” ini, akan di buka lagi untuk donasi tahap ke 2 yang diharapkan dapat berbagi dengan 65 siswa SKTM dan guru honorer yang belum mendapat bantuan.

“Kita harapkan, di tahap dua nanti bisa meningkat donasinya. Sehingga yang tersantuni baik siswa, satpam, caraka, guru honorer dan para alumni bisa lebih banyak lagi. Apalagi pihak sekolah memberi saran, untuk tahap ke 2 memberi bantuan kuota untuk siswa.” ujarnya.

Ringankan Beban Hidup

Ketua KBA SMAN Cimindi-13, Dadan Hindaya mengatakan, berbagi untuk sesama di masa Pandemi Covid-19, mudah-mudahan bisa terbangkitkan kepedulian terhadap sesama dan terbantunya banyak kalangan, khususnya kalangan alumni dan siswa SMAN 13 Kota Bandung.

Baca Juga :  Pura-pura Jual Kacamata, Modus Maling Motor Terbaru

Maka dari itu diharapkan, kegiatan bermanfaat dan banyak kalangan teringankan beban hidup harian.

“Mari berbagi untuk sesama yang kurang beruntung. Alumni bisa lebih terjalin kebersamaan, dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” harap Dadan.

Lulu Mutia siswa Kelas X MIPA 2 yang mewakili temannya, mengucapkan banyak terimakasih semoga KBA SMAN Cimindi-13 terus sukses dan jaya. “Terharu, kakak alumni masih ingat ke almamaternya. Terutama bisa memberi bantuan, kepada kami semua di sini. Semoga bantuan terus berkesinambungan dan sukses serta jaya terus KBA Cimindi-13,” katanya usai menerima sembako.

Sementara itu Kepala SMAN 13, Isnaeni Zakiah, S.Pd., M.M.Pd., mengatakan, berbagi untuk sesama di masa Pandemi Covid-19 ini mudah-mudahan bisa terbangkitkan kepedulian terhadap sesama dan terbantunya banyak kalangan, khususnya kalangan alumni dan siswa SMAN 13 Kota Bandung.

Maka dari itu diharapkan, kegiatan bermanfaat dan banyak kalangan teringankan beban hidup harian.

Pihak sekolah memohon kerjasama yang lebih baik lagi serta harmonis dengan permohonan untuk ikut mendesain layout denah front office agar dibuat desain oleh ahli nya kalau ada arsitek dari KBA membuat rancangan bangunan untuk 3 lantai.

Ada pojok-pojok literasi di setiap sudut dan lorong SMAN-13, ada desain untuk aula di atas ruang guru, kemudian ada tempat cuci tangan yang refresentatif serta mohon di buatkan RAB nya.

Mengenai peran komite sekolah, katanya, sedang dirintis oleh panitia yang di buat oleh para wakil kepala sekolah dan para wali kelas. Minta masukan lagi kalau ada calon pengurus komite dari KBA diluar yang 3 orang kebetulan putranya masih aktif menjadi siswa SMAN13.

“Saya ingin punya program yang didukung oleh orang tua siswa lewat komite sekolah yang proaktif. Memikirkan pencarian anggaran untuk program sekolah yang di atas standar minimal,” harap Isnaeni.

Baca Juga :  Takut Harga Tanah Anjlok, Warga Rancakihiang Rancaekek Tolak Pembangunan TPU

Ia menambahkan, memang ada anggaran dari Pemprov Jabar per siswa Rp 145.000 per bulan, kalau hanya untuk standar minimalis memang cukup. Artinya, tidak perlu sumbangan dari para orangtua.  Namun, SMAN 13 ingin punya sarana yang di atas standar minimal.

“Menurut hitungan di atas kertas dana investasi itu minimal Rp 4,5 juta per anak dibagi 12 bulan, maka muncul angka Rp 365.000. Tapi itu sifatnya sukarela, tidak ada paksaan,” katanya.@rais

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Partai Golkar Usung Daniel Mutaqien-Taufik Hidayat pada Pilkada Indramayu 2020

Rab Sep 2 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS  – Partai Golkar resmi merekomendasikan pasangan Daniel Mutaqien Syafiuddin dan Taufik Hidayat untuk mendaftarkan diri dalam Pilkada Indramayu 2020. Formulir B1 KWK Pasangan Calon Partai Golkar Pilkada Serentak 2020 itu sudah diterima keduanya dari DPP Partai Golkar di Jakarta pada hari Senin (31/8/2020). Saat dikonfirmasi, Daniel Mutaqien Syafiuddin membenarkan rekomendasi tersebut. “Insyaallah fiks, surat B1 KWK-nya sudah saya pegang,” ujar […]