Kepala Desa dan Warga Kecewa Perekaman e-KTP Batal Dilaksanakan

Editor Kepala Desa Sukamulya Deni Sugandi./visi news/budimantara.
Silahkan bagikan

VISI NEWS – Puluhan warga menjadi korban salah informasi adanya perekaman E-KTP dengan jadwal mendadak. Warga yang mendatangi Gedung Serbu Guna (GSG) Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (9/4/ 2021) sempat kecewa karena sebelumnya pemerintah desa menginformasikan akan dilaksanakan perekaman e-KTP, pembuatan akta kelahiran, dan kartu induk anak.

Pemerintah Desa Sukamulya menyebarkan informasi kepada masyarakat itu setelah sebelumnya ada informasi dari pihak Kecamatan Rancaekek, namun ternyata Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung belum mengagendakan perekaman e-KTP di Desa Sukamulya pada hari Jumat tersebut.

Kepala Desa Sukamulya Deni Sugandi mengatakan, perekaman e-KTP yang sebelumnya ada informasi akan dilaksanakan di Kantor Desa Sukamulya pada hari Jumat 9 April, akhirnya tidak jadi dilaksanakan.

“Perekaman e-KTP akan kembali direncanakan pada Senin 12 April 2021, setelah kami menjalin komunikasi dengan pihak Kecamatan Rancaekek dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung,” ujar Deni Sugandi kepada wartawan di kantor Desa Sukamulya.

Ia mengatakan, dengan adanya pembatalan perekaman e-KTP ini, pihaknya tidak menyalahkan siapa-siapa.

“Ini karena terjadi miskomunikasi di antara berbagai pihak, setelah kami sempat menginformasi kepada masyarakat akan dilaksanakan perekaman e-KTP di Desa Sukamulya,” ungkapnya.

Deni Sugandi pun mengungkapkan, dengan adanya pembatalan perekaman e-KTP itu, setelah sudah banyak warga yang datang ke desa, sementara petugas perekaman e-KTP belum kunjung datang ke desa.

Dikatakannya, adanya rencana perekaman e-KTP di desa itu, setelah dirinya berkomunikasi dengan Bupati Bandung terpilih HM. Dadang Supriatna.

“Bupati Bandung terpilih sempat mendorong untuk segera dilaksanakan perekaman e-KTP di Desa Sukamulya, untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Osin Permana : Tunjangan untuk Guru Ngaji Harus Jelas Parameternya

Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung terpilih yang sudah respons dan mendorong pelaksanaan perekaman e-KTP di desa.
Deni Sugandi mengungkapkan, di Desa Sukamulya itu masih banyak warga yang berharap bisa melaksanakan perekaman e-KTP, setelah jauh pergi ke kecamatan maupun Kabupaten Bandung. Termasuk sekitar 350 orang lebih yang membutuhkan pembuatan kartu induk anak dan 100 orang lebih yang akan membuat akta kelahiran, yang hendak datang ke desa untuk mengurus administrasi kependudukan tersebut.

“Kita sangat berharap pelaksanaan perekaman e-KTP di desa, insyaallah dengan program Bupati Bandung terpilih ke depan, pencetakan e-KTP bisa dilaksanakan di desa,” tuturnya.

Ia pun meminta warga yang belum melaksanakan perekaman e-KTP untuk bersabar, setelah sempat datang ke desa belum melaksanakan perekaman. Termasuk kalau ada warga yang e-KTP-nya hilang atau rusak, untuk bersabar.

“Mudah-mudahan nantinya, perekaman maupun pencetakan e-KTP dan kartu keluarga bisa dilaksanakan di setiap desa, supaya dapat memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan dari pemerintah,” ungkapnya. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Bandung Terpilih Dukung Muatan Lokal Sekolah

Ming Apr 11 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna menyatakan dukungannya untuk memasukan muatan lokal ke dalam kurikulum pendidikan seperti pelajaran Bahasa Sunda dan ekstrakurikuler Pencak Silat. “Saya mendorong agar setiap sekolah di Kabupaten Bandung mewajibkan muatan lokal seperti pelajaran Bahasa Sunda dan Pencak Silat demi meletarikan bahasa, seni dan […]