Kota Bogor dan Banjar serta Pangandaran PPKM-nya Sudah di Level-1

Editor Sekda Jabar, Setiawan Wangsaatmadja saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (3/11/21). /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISINEWS |BANDUNG – Kota Banjar, Kota Bogor dan Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat (Jabar) saat ini telah bersetatus PPKM Level 1 di wilayah Jabar. Hal ini terjadi karena, capaian vaksinasi di dua kota dan satu kabupaten tersebut diketahui sudah memenuhi target.

Demikian dikatakan Sekda Jabar, Setiawan Wangsaatmaja, di Jalan Dipenogoro Bandung Rabu (3/11/21), pihaknya bersyukur atas adanya tiga wilayah di Jabar yang sudah dinyatakan setatus PPKM Level 1, kedepan Pemerintah Provinsi (Pemprov) berharap ada penambahan wilayah di Kota / Kabupaten yang bersetatus PPKM Level 1.

“Alhamdulilah, Kota Bogor, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran saat ini sudah PPKM Level 1, semoga di pekan depan ada penambahan wilayah yang bersetatus Level 1,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk wilayah yang masih bersetatus PPKM Level 2, ada sebanyak 11 daerah, dan sisanya masih bersetatus PPKM Level 3. Selain itu Setiawan menambahkan, daerah yang masih bersetatus Level 3 tersebut karena terkait aturan perjalanan di wilayah aglomerasi.

“Di Jabar saat ini yang PPKM Level 1 itu ada tiga daerah, Level 2 ada 11 daerah dan sisanya level 3, PPKM Level 3 karena terkait aturan perjalanan di wilayah aglomerasi,” ungkapnya.

Terakhir, lanjut Setiawan, terkait keputusan diperbolehnya vaksinasi Covid-19 untuk anak di bawah umur 12 tahun, Sekda Jabar menuturkan saat ini Provinsi Jabar masih mendata terkait kebijakan tersebut.

“Ini kan baru ditetapkan oleh BPOM RI kemarin. Oleh karena itu, kami akan rapat koordinasi dengan satgas pusat dan Kemenkes,” pungkasnya.@eko

Baca Juga :  Sehari Jelang Ditutup, Kuota Haji Reguler Tersisa 11.143

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

UNS Buka Pintu bagi Mahasiswa yang Punya Informasi Kekerasan di Ormawa

Rab Nov 3 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS / SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo membuka pintu selebar-lebarnya bagi para mahasiswa yang memiliki data dan informasi pendukung, terkait terjadinya tindak kekerasan di organisasi kemahasiswaan (Ormawa), termasuk di Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa yang berakibat meninggalnya Gilang Endi Saputra dalam pendidikan dan pelatihan dasar […]