Messi Ajukan 3 Syarat untuk Bertahan di Barcelona

Editor Lionel Messi dalam perayaan gol bersama Barcelona./ap/alvaro barrientos/via cnn indonesia/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Lionel Messi bersedia melanjutkan kariernya bersama Barcelona FC asalkan klub bisa memenuhi tiga syarat utama, demikian laporan Eurosport Spain, seperti dilansir CNN Idonesia.

Masa depan superstar Argentina bersama klub Spanyol telah menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir.

Itu karena kontrak Lionel Messi bersama Barcelona akan berakhir musim panas ini.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan apakah Messi akan tetap bertahan di Camp Nou, mengingat pernah berniat untuk meninggalkan tim musim lalu.

Jurnalis Eurosport Spanyol Fermin de la Calle melaporkan bahwa ada tiga tuntutan Messi kepada presiden baru Barcelona Joan Laporta yang harus dipenuhi sebelum perpanjangan kontrak.

Pertama, Messi ingin Barcelona dapat mendatangkan marquee player atau pemain dengan label bintang.

Kedua, Messi juga ingin klub lebih mengoptimalkan pemain muda dan regenerasi dalam skuad Barcelona.

Ketiga, Messi berharap manajemen bisa membangun komunikasi yang lebih baik dengan tokoh-tokoh kunci klub.

Habisnya masa kontrak Messi bersama Barcelona pada musim panas ini telah menimbulkan spekulasi tentang apakah pesepak bola itu akan mengejar kariernya di tempat lain.

Meski mengumumkan niatnya untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Barca musim panas lalu, Messi kemudian mengumumkan akan bertahan.

Meski demikian, klub raksasa Eropa lainnya dikabarkan berlomba-lomba mendatangkan pesepak bola ternama tersebut. @fen

Baca Juga :  BOLA MANCA: Tottenham Hotspur Duduki Puncak Klasemen Sementara Liga Inggris

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BIN Beberkan Alasan Perempuan Marak Jadi Teroris di Indonesia

Ming Apr 4 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Juru Bicara Badan Intelijen Negara ( BIN ), Wawan Purwanto, membeberkan alasan marak perempuan menjadi pelaku terorisme di Indonesia dan global saat ini. Ia mengatakan bahwa salah satu faktornya akibat kekosongan tenaga pria. Menurutnya, para pria yang kerap melakukan aksi sudah meninggal dunia atau ditangkap oleh aparat. […]