Pengemudi Vanessa Angel Mengakui Bermain Handphone Saat Kecepatan Tinggi

Editor Muhammad Joddy Prames Setya alias Joddy./instagram/@tubagusjoddy
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SURABAYA – Tubagus Muhammad Joddy Prames Setya alias Joddy, pengemudi mendiang Vanessa Angel mulai diperiksa. Sebelum kecelakaan, dia mengaku mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi dan sempat bermain ponsel.

Pengakuan Joddy itu disampaikan Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim Kompol Hendry Ferdinan Kennedy. Kata dia, pengakuan itu berdasarkan hasil pemeriksaan singkat terhadap Joddy.

Pemeriksaan terhadap Joddy dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari tim dokter yang merawatnya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya.

“Kalau dari interogasi awal, dari sopir mengaku (kecepatan mobil) 120 kilometer per jam,” ungkap Hendry, Sabtu (6/11/2021).

Menurut Hendry, Joddy juga mengakui memainkan ponsel membuat Instastory saat menyetir mobil Pajero Sport bernomor polisi B 1264 BJU yang ditumpangi Vanessa Angel dan keluarga itu.

“Iya, katanya begitu ya. Untuk handphone sudah kami sita semua dan sedang diajukan untuk pemeriksaan forensik,” papar dia.

Terkait dugaan Joddy mengantuk, Hendry mengatakan masih belum mengetahuinya karena pemeriksaan masih dilakukan secara singkat.

“Nah, itu kami belum tahu. Makanya harus didalami proses lebih lanjut,” sambungnya.

Dalam kecelakaan di KM 673, Tol Jombang sekitar pukul 12.36 WIB, Kamis (4/11/2021) itu, Vanessa Angel dan Bibi, suaminya meninggal di lokasi. Sedangkan Joddy, Gala anak Vanessa dan baby sitter terluka. @redho

Baca Juga :  Buka Ijtima Ulama Ketujuh, Wapres Ajak MUI Sukseskan Agenda Nasional

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sebut Ace Tidak Miliki Persetujuan dari DPP, Pengamat Minta Mantan PK Belajar Organisasi

Ming Nov 7 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Etos Indonesia Institute menyayangkan pernyataan salah satu mantan Ketua PK Partai Golkar yang menilai pelantikan Ade Puspitasari sebagai Ketua DPD Golkar Kota Bekasi periode 2020-2025 menyalahi aturan. Penyataan mantan PKĀ  yang menuding Ace Hasan selaku Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat tidak mendapatkan persetujuan […]