Polri Pantau Percakapan Ujaran Kebencian di WhatsApp

Editor WhatsApp. ©2014 Mashable.com
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kabag Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, percakapan di grup WhatsApp (Wa) bisa dipantau oleh virtual police. Polisi akan memberi peringatan bila percakapan itu dipakai untuk mengumbar ujaran kebencian maupun fitnah.

“Kalau Wa grup kan bisa. Artinya misalnya, ini hanya misalnya ya ada di grup itu, kemudian ada yang melapor ke polisi, dia screenshoot dong. Terus akunnya dilacak,” katanya di Jakarta,  seperti dilansir dari merdeka.com, Jumat (12/3/2021).

Dia menjelaskan, pada prinsipnya virtual police memperingati akun-akun agar tidak menyebarkan kebencian. Apapun platformnya termasuk Wa bisa dipantau virtual police.

“Apapun bentuk platformnya, sudahlah jangan berpikir whatsapp aman kita. jangan, artinya kita sampaikan semua bisa kena,” ujarnya.

“Jangan berpikir, ah kalau ktia memfitnah orang, menyebarkan kebencian, kalau pakai platform tertentu aman nih. Enggak,” tambah Ahmad.

Dia membantah bila virtual police menyadap Wa. Menurutnya, tujuan virtual police untuk memantau, memberi edukasi dan peringatan kepada akun-akun memostingan bersifat ujaran kebencian.

“Jangan sampai postingan tersebut berpotensi menjadi tindak pidana bagi yang memposting tersebut dan tentu efeknya yang kita cegah. Efek dari postingan tersebut akan menjadi SARA, dan lain-lain koreksi itu, bukan sadap,” ucapnya.

“Jadi kita tidak menyadap, menyadap kan diam-diam. Virtual police kan terang-terangan. Ini kita sampaikan, kalau sadap kan ‘hey saya mau sadap’ ada gak gitu?” pungkasnya.@mpa

Baca Juga :  HIKMAH: Kunci Dapatkan Kasih Sayang Allah SWT dan Penghuni Langit

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ini Surgana Rumah Murah, Satu Unit Harganya Hanya Rp. 17.000,-

Sab Mar 13 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kota Troina di Sisilia baru-baru ini menjual sejumlah rumah terlantar di pasaran, sementara Mussomeli dan Zungoli hanyalah beberapa tempat menarik di negara Eropa yang telah meluncurkan skema serupa selama beberapa tahun terakhir. Tetapi kota Laurenzana yang tidak berpenghuni, yang terletak di wilayah Basilicata Italia Selatan, mempermudah beberapa […]