Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang Tengah Dijalankan Shanghai Electric Meraih Penghargaan dari All-Pakistan Chinese Enterprises’ Association

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Shanghai Electric produsen dan vendor terkemuka di dunia untuk peralatan pembangkit listrik dan peralatan industri, serta jasa integrasi, telah meraih “Annual Corporate Social Responsibility Award” dari All-Pakistan Chinese Enterprises’ Association (APCEA) Cabang Karachi. Penghargaan ini mengapresiasi kontribusi Shanghai Electric terhadap pengembangan sosial di kawasan tersebut pada 2020, dan komitmennya terhadap Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

“Kami sangat gembira meraih penghargaan APCEA tersebut. Shanghai Electric akan terus mempromosikan pembangunan Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan, serta berupaya untuk menjamin kelancaran konstruksi dan aktivitas operasional proyek Thar Block-1 Integrated Mining-Power. Di saat bersamaan, kami tetap berkomitmen untuk mempromosikan pengembangan proyek-proyek energi di Pakistan. Dengan demikian, semakin banyak warga di komunitas lokal yang memperoleh manfaatnya,” kata Meng Donghai, CEO, Thar Coal Block-1 Power Generation Company.

Proyek Thar Block-1 Integrated Mining-Power (Proyek) terimbas pandemi Covid-19 pada tahun lalu, dan komunitas lokal di Mithi City serta Provinsi Sindh turut terdampak. Sebagai pengembang proyek, Shanghai Electric segera bertindak ketika pemerintah Pakistan memberlakukan kebijakan karantina pada Maret 2020. Shanghai Electric pun bekerja sama dengan pemerintah provinsi Sindh demi membantu warga lokal di tengah masa yang penuh tantangan tersebut.

Pada April, Shanghai Electric mendonasikan kebutuhan pokok untuk Brigade Infantri 441 Pakistan guna memastikan keselamatan para tentara. Shanghai Electric juga menyumbangkan kebutuhan pokok bagi Mithi City, serta mengedarkan alat pelindung diri, beras, dan minyak goreng untuk membantu tim-tim lokal yang menangani sulitnya pasokan pangan dan pakaian di desa-desa terbelakang. Pada Juli, Thar Coal Block-1 Power Generation Company dan Sino Sindh Resources Company, atas nama Shanghai Electric, menyumbangkan dana senilai PKR 6 juta kepada Provinsi Sindh yang dialokasikan untuk Dana Tanggap Darurat Virus Korona. Dana ini membantu pemerintah dan komunitas lokal dalam penanganan epidemi.

Baca Juga :  52 Nakes Puskesmas Cinunuk Telah Vaksinasi Tahap 1

Selain itu, Proyek Thar Block-1 Integrated Mining-Power berupaya untuk mengatasi beragam kendala dan mempercepat implementasi proyek, sambil memastikan penerapan protokol pencegahan dan pengendalian pandemi. Akses masuk dan pembukaan pabrik utama untuk struktur baja dilakukan pada Juli 2020, serta menjadi dasar yang baik guna menyelesaikan rangkaian proyek secara tepat waktu.

Karantina nasional dan pembatasan perjalanan sempat menghambat perkembangan konstruksi proyek saat pandemi mencapai puncaknya di Pakistan pada tahun lalu. Sebagai respons cepat atas situasi darurat, Shanghai Electric menyewa sejumlah pesawat terbang yang mengangkut berbagai staf teknis dan manajer untuk mempercepat pembangunan proyek, beserta 4 ton alat pelindung diri, kebutuhan pokok, kebutuhan kantor, dan obat-obatan bagi para pekerja di lapangan.

Sepanjang tahun lalu, Shanghai Electric terus memperluas lapangan pekerjaan di Provinsi Sindh. Per Januari 2021, Proyek Thar Block-1 Integrated Mining-Power didukung lebih dari 5.000 pegawai yang bekerja di lapangan—lebih dari 75% di antaranya merupakan tenaga kerja lokal. Shanghai Electric mengadakan pelatihan prakerja agar tenaga kerja dapat meningkatkan keahliannya. Sejumlah insinyur senior asal Tiongkok turut dilibatkan untuk berbagi keahlian, wawasan, dan pengalamannya kepada pekerja lokal. Pada Oktober 2020, Shanghai Electric menggelar kompetisi mengelas guna mendorong pekerja setempat untuk memamerkan keahlian profesionalnya dalam rangka mencapai keunggulan.

Proyek Thar Block-1 Integrated Mining-Power dikembangkan Shanghai Electric dalam naungan “Belt and Road Initiative”, dan merupakan proyek kerja sama energi yang menjadi prioritas Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC). Proyek tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Pakistan untuk meningkatkan ketahanan energi, serta mengurangi biaya rata-rata produksi listrik, yakni dengan beralih dari bahan bakar impor ke batubara lokal.

Proyek tersebut memiliki kapasitas produksi tahunan sebanyak 7,8 juta ton batubara, dan dilengkapi dua unit pembangkit listrik tenaga batubara berkapasitas 660 MW. Kedua pembangkit listrik ini menghasilkan listrik yang terjangkau dan andal bagi sekitar empat juta rumah tangga di Pakistan melalui teknologi yang ramah lingkungan. @mpa

Baca Juga :  Jelang Pilkades Serentak, Patilasan Embah Jambrong Ramai Pengunjung

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Huawei memamerkan rangkaian lengkap solusi "digital power" di ajang 2021 PV EXPO Tokyo untuk pertama kalinya

Jum Mar 5 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Huawei mengikuti pameran “2021 PV EXPO TOKYO” dengan rangkaian lengkap solusi dari lini bisnis digital power untuk pertama kalinya, yakni terdiri atas lima sektor penting: Smart PV, Data Center Energy, iSitePower, Modular Power, dan mPower. Dunia yang canggih dan sepenuhnya terkoneksi dalam setiap hal adalah konsep yang kini bisa terwujud. Tingkat permintaan atas sumber-sumber […]