PUI Javanologi UNS Pertama Kali Umumkan “Top 10 Nominee UNS Jawametrik 2021”

Editor Kepala PUI Javanologi UNS, Prof. Dr. Sahid Teguh Widodo, mengumumkan 10 nama institusi dan lembaga pengembang dan penangkar budaya Jawa dari seluruh dunia, yang masuk dalam "Top 10 Nominee UNS Jawametrik 2021"/visi.news/tok suwarto
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Javanologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, untuk pertama kalinya mengumumkan hasil pemeringkatan terhadap institusi dan lembaga pengembang dan penangkar budaya Jawa dari seluruh dunia, yang disebut “UNS Jawametrik 2021”.

Berdasarkan hasil analisis data institusi dan lembaga dengan 11 kriteria dan indikator, di antaranya institusi kajian Jawa, akademisi kajian Jawa, penelitian kajian Jawa, literatur dan koleksi pustaka tentang kajian Jawa, kolaborasi dan kerja sama terkait kebudayaan Jawa, koleksi artefak Jawa, aksi yang terkait dengan nilai dan norma Jawa, penggunaan bahasa Jawa, penghargaan yang terkait budaya Jawa dan digitalisasi berbasis teknologi pada kebudayaan Jawa, sampai 20 Maret 2021 tercatat “Top 10 Nominee UNS Jawametrik 2021”, yang akan dipilih 3 Besar sebagai pemenang.

Kepala PUI Javanologi UNS, Prof. Sahid Teguh Widodo, Ph.D, dalam jumpa pers di Pendapa Institut Javanologi, kampus Kentingan, Selasa (23/3/2021), menjelaskan, pemeringkatan terhadap institusi dan lembaga tersebut merupakan satu-satunya di dunia karena didasarkan pada budaya Jawa.

“Ini deklarasi kedua kali untuk program yang cukup prestisius di UNS, yaitu UNS Jawametrik 2021. Gagasan pemeringkatan UNS Jawametrik sendiri, sebenarnya sudah tiga tahun lalu, tetapi baru tahun 2021 ini diumumkan hasilnya. Sebelumnya, pada tahun 2019 PUI Javanologi UNS mengadakan pertemuan Diaspora Jawa-Dunia dan pemeringkatan ini kelanjutan dari kegiatan tersebut,” ujar Prof. Sahid.

Menyinggung penilaian dalam pemeringkatan, dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS itu, mengungkapkan, berdasarkan keaktifan, online visibilty dan kontribusi partisipan dalam pengembangan kebudayaan Jawa dengan acuan 11 kriteria dan kategori tersebut, tim UNS Jawametrik 2021 merumuskan 27 institusi pada posisi teratas.

Baca Juga :  1 Jam Sehat Bugar, Jaga Imunitas Prajurit Wijayakusuma

Kemudian, dari 27 institusi tersebut dilakukan penilaian untuk memilih 10 nominasi yang terdiri dari UNS Solo, ISI Surakarta, UGM Yogyakarta, UI Jakarta, Leiden University Belanda, UNY Yogyakarta, ANU Australia, UNNES Semarang, ISI Yogyakarta dan Universitas Negeri Surabaya.

“Untuk pemilihan 3 pemenang, kita minta 10 institusi dan lembaga yang masuk nominasi memberikan data-data tambahan yang terkait dengan 11 kriteria dan kategori yang dinilai.

Kita yakin, sebenarnya banyak informasi dan data institusi penangkar dan pengembang budaya Jawa yang masuk ke Javanologi melalui internet, belum seluruhnya diunggah lembaga dan institusi tersebut,” sambung Prof. Sahid.

Menanggapi hasil pemeringkatan UNS Jawametrik 2021, Rektor UNS, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, menyatakan, sistem pemeringkatan yang dibuat PUI Javanologi UNS diharapkan dapat ikut menjunjung budaya Jawa.

“Kami berharap, UNS Jawametrik dapat menghubungkan dan mengembangkan jejaring universitas seluruh dunia. We hope UNS Jawametrik can connecting and developing network university around the world,” tutur Prof. Jamal. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Hadapi Bali United, Made Wirawan : Bali United Salah Satu Tim Terbaik

Rab Mar 24 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Penjaga gawang Persib, I Made Wirawan mengatakan tim Pangeran Biru memiliki motivasi tinggi untuk memberikan penampilan terbaik kontra Bali United di babak kualifikasi Grup D Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman D.I. Yogyakarta, hari ini Rabu (24/03/21). Mengenai persiapan, Persib sendiri baru memulainya sejak 1 Maret lalu. […]