Robert: Hasil yang Sangat Mengecewakan

Editor Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts./dok. persib/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SLEMAN – Pelatih Persib, Robert Alberts, mengaku sangat kecewa dengan kekalahan 0-3 dari Persebaya Surabaya pada pertandingan pekan ke-16 Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu 9 Desember 2021 malam.

Pangeran Biru sempat tampil baik di babak pertama dan bisa menciptakan empat tendangan tepat sasaran. Namun, seluruh peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol sehingga paruh pertama pun berakhir imbang tanpa gol.

“Untuk pertama kalinya di seri ini, kami mendapat hasil yang sangat mengecewakan. Jika melihat di babak pertama, seharusnya kami bisa unggul karena banyak peluang yang bisa kami buat. Tapi kami gagal melakukannya (untuk jadi gol),” kata Robert setelah pertandingan, seperti dilansir laman resmi klub.

Di babak kedua, Robert mengakui ada kesalahan di lini belakang yang membuat gawang Persib harus kebobolan. Namun, timnya berupaya bangkit dengan memasukkan pemain bertipe penyerang untuk menambah daya dobrak di lini depan.

“Ada kesalahan di lini belakang dan mereka bisa menghukumnya. Tapi setelah itu kami berusaha memberi lebih banyak tekanan. Tapi mereka selalu bisa melakukan serangan balik. Hasilnya mereka bisa memenangi laga dan mencetak tiga gol. Jadi ini sungguh hasil yang mengecewakan,” ungkapnya.

Detik-detik Permainan

Persib harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya 3-0 pada pertandingan pekan ke-16 Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu 8 Desember 2021. Tiga gol kemenangan Persebaya dicetak Taisei Marukawa pada menit 57 dan 91 serta dan Bruno Moreira menit 69.

Pertandingan baru berjalan empat menit, Persib sudah menciptakan peluang. Berawal dari kerja sama antara Febri Hariyadi dan Beckham Putra Nugraha, bola berakhir di kaki Frets Butuan. Tapi tembakannya masih membentur tiang gawang.

Baca Juga :  Prof. Dadi: Selama Pandemi Karakter Anak di Kab. Bandung Mengkhawatirkan

Pada menit 14, Beckham menerobos ke dalam kotak penalti dengan melewati empat pemain bertahan Persebaya yang kemudian berakhir dengan sepakan mendatar. Tapi sayang, arah bola masih melebar ke sisi kanan gawang.

Di menit 22, Zalnando menjadi pemain pertama yang dikartu kuning di laga ini akibat tackling terlambatnya terhadap Marselino. Sepuluh menit kemudian, giliran Hambali Tolib yang dikartu kuning karena melanggar Frets di depan kotak penalti.

Dari tendangan bebas tersebut, Marc Klok melepaskan tembakan, tapi kiper Persebaya Ernando Ari mampu menepis bola. Di menit 37, Febri mendapat bola di dalam kotak penalti dan langsung melepaskan tembakan keras. Tapi lagi-lagi, Ernando bisa menghalau bola.

Di menit-menit akhir babak pertama, para pemain Persib dan Persebaya terlibat ketegangan. Akhirnya, kapten tim Pangeran Biru, Achmad Jufriyanto mendapat kartu kuning karena melakukan dorongan. Laga kembali dilanjutkan, tapi tak lama, babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Di babak kedua, tepatnya menit 57, Persib kebobolan oleh aksi Marukawa yang membobol gawang M. Natshir. Bahkan, pada menit 69, Bruno Moreira menggandakan keunggulan Persebaya dengan memanfaatkan sodoran mudah Marukawa. Sebelumnya, Bajul Ijo melakukan serangan balik kilat secara efektif.

Dari kemasukkan gol kedua tersebut, Persib langsung bereaksi dengan melakukan dobel pergantian. Abdul Aziz dan dan Esteban Vizcarra masuk menggantikan Dedi Kusnandar dan Frets Butuan.

Di menit-menit akhir pertandingan, Persib masih mengirimkan serangan. Alih-alih mencetak gol, Pangeran Biru malah kemasukkan. Marukawa kembali mencetak gol di menit 90+1′. Sementara itu, Marc Klok juga dikartu kuning kemudian, laga berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan Persebaya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Terancam Tergusur di Pemilu 2024, Ini Tanggapan Anggota Fraksi PPP DPRD Jabar

Kam Des 9 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS |BANDUNG – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 mendatang, sejumlah lembaga survei dan pengamat politik terus melakukan analisa politik terkait dengan berbagai peluang para calon peserta politik, termasuk yang diperediksi bakal lolos syarat parliamentary threshold (PT). Dihubungi VISI.NEWS Kamis (09/12/21), salah seorang pengamat politik, Yusfi mengatakan, jika […]