RS Al Ihsan Vaksinasi Puluhan Wartawan

Editor Wartawan VISI.NEWS saat divaksin oleh tim medis RS Al Ihsan Rabu, (10/3/2011)./visi.news/apih igun
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 saat ini tengah menyasar pelayan publik seperti TNI, Polri, ASN, dan Wartawan. Vaksinasi terhadap pelayan publik tersebut dilaksanakan di RS Al Ihsan Baleendah, Rabu (10/3/2021) Suntik vaksin ini dilakukan serentak di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), rumah sakit dan klinik yang ada di Kabupaten Bandung.

Heidi wartawan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), yang telah divaksin, mengatakan sebelum nya medis pada awalnya tensi darahnya cukup tinggi karena tegang. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya ia bisa lolos screening dan selanjutnya langsung diberikan vaksin.

“Saya sampai dua kali ditensi darah tapi akhirnya bisa divaksin karena pas di screening itu saya bisa lolos karena nggak punya riwayat penyakit bawaan,” ujarnya Heidi.

Pria gempal ini mengaku tidak ada keluhan yang berarti setelah divaksin. Ia hanya merasakan ngantuk saja. Ia pun merasa aman dan tenang setelah divaksin.

“Jadi lebih percaya diri setelah divaksin ini, apalagi kalau wartawan kan kerjanya di lapangan terus, bertemu dengan banyak orang berbeda setiap harinya,” ungkapnya.

Ketua PWI Kabupaten Bandung H Rahmat Sudarmadji mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pemerintah Kabupaten Bandung khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung yang telah menfasilitasi vaksinasi bagi para wartawan.

Menurutnya wartawan merupakan salah satu pilar utama yang harus dilindungi dari pandemi covid-19, sebab dalam kesehariannya para wartawan terus bertemu dengan banyak narasumber.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Kepala Dinkes Kabupaten Bandung, Ibu Grace atas pengakuan dan perhatiannya terhadap para wartawan sehingga kami bisa menjalankan tugas dan aktivitas dengan lebih tenang,” ungkapnya.

Rahmat menyebut ada sekitar 36 orang wartawan yang diberi vaksin dan hanya 2 orang yang tidak lolos screening sehingga harus kembali minggu depan.

Baca Juga :  3 Persen Absen di Hari Pertama Masuk Kerja, Wabup: ASN Tanpa Keterangan Tetap Diberi Sanksi

“Hampir semua ikut, hanya dua orang yang tidak hadir dan dua orang yang tidak lolos screening. Saya dengar mereka tidak ada keluhan, ya. Semoga semuanya baik-baik saja,” katanya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, Grace Mediana Purnami ada sekitar 30.349 sasaran penerima vaksin, namun saat ini baru sebagian yang divaksin.

““Untuk vaksinasi terhadap pelayan publik sendiri baru mencapai 15,37% atau 4.666 dari 30.349 sasaran,” kata Grace.

Guna mempercepat proses vaksinasi, Pemkab Bandung mengoptimalkan 62 PKM, 10 rumah sakit dan 8 klinik untuk pelaksanaan vaksinasi.

“Untuk mempermudah vaksinasi, kami meminta agar sasaran vaksin bisa datang tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dengan begitu target pemberian vaksin bagi nakes dan pelayan publik dapat segera tercapai, dan selanjutnya kami bisa fokus pemberian vaksin terhadap lansia,” tandas Grace. @pih

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Musim Pancaroba, BMKG Minta Warga Jawa Barat Waspadai Puting Beliung

Rab Mar 10 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Masyarakat di selatan Jawa diimbau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mewaspadai meningkatnya potensi hujan disertai puting beliung dan sambaran petir pada Maret 2021 ini. Di tempat terpisah, prakirawan Cuaca dari BMKG Bandung, Yan Firdaus menjelaskan bahwa wilayah Jawa Barat secara umum terprediksi mulai memasuki awal musim […]