Tingkatkan Motivasi dan Kompetensi, Disparbud Sikka Latih 20 Pemandu Wisata Selam

Editor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Sikka ketika menggelar pelatihan pemandu wisata selam kepada 20 orang peserta di Hotel Sea World Club, Maumere. /visi.news/eryck s
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | NTT – Demi meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi bagi para pemandu wisata selam, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) , menyelenggarakan pelatihan menyelam dengan level Advance, Rescue dan First Aid.

Kegiatan tersebut berlangsung selama 4 hari, yang dimulai dari Senin (18/10) hingga Kamis (21/10/2021) bertempat di Hotel Sea World Club, Maumere dan diikuti oleh 20 pemandu wisata selam di Kabupaten Sikka, dengan rincian 15 orang peserta bersertifikat Open Water dan 5 orang lainnya bersertifikat Advance.

“Tujuan dilakukan kegiatan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi bagi para pemandu wisata selam, agar dapat memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Juga secara bertahap dan berkelanjutan, mampu menghasilkan pemandu wisata selam yang berkualitas di semua tingkatan,” jelas Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Disparbud Sikka, Ermelinda E. Wonga, SE.

Lebih lanjut Ermelinda yang juga merupakan Ketua Panitia Pelatihan Pemandu Wisata Selam ini mengatakan, sasaran yang harus dicapai oleh peserta yakni, dapat mengetahui dan memahami keterampilan lanjutan dan keterampilan keselamatan dalam menyelam.

Pemandu wisata selam pun harus mampu memahami manajemen kepemanduan peralatan dan perlengkapan untuk keselamatan penyelam, serta pentingnya cara mengetahui dan mengenali lokasi penyelaman. Selain itu, teknik kepemanduan wisata selam juga harus betul-betul dipahami hingga pada proses mengevaluasi kegiatan penyelaman, demi mendapatkan Sertifikat Pemandu Wisata Selam.

Sementara itu, Kepala Disparbud Kabupaten Sikka, Petrus Poling Wairmahing dalam sambutannya mengungkapkan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepariwisataan di Kabupaten Sikka, maka Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Disparbud terus melakukan kegiatan pembinaan kepariwisataan kepada masyarakat, pelaku usaha pariwisata dan juga komunitas peduli wisata.

Baca Juga :  Djoko Tjandra Dititipkan di Rumah Tahanan Salemba

“Pemda melalui Disparbud Sikka, sejalan dengan Pemerintah Pusat untuk tetap meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan melakukan kegiatan pembinaan seperti ini. Tidak hanya mendukung kegiatan kepariwisataan saja, tapi kita juga mendukung untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Sikka,” terangnya.

Dikatakan Petrus, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu, melakukan pembinaan kepariwisataan untuk menyiapkan SDM yang handal di bidang pariwisata khususnya kepada para pemandu wisata selam di Kabupaten Sikka, sehingga kedepannya daerah ini memiliki tenaga-tenaga selam yang profesional.

Pelatihan Pemandu Wisata Selam ini juga menghadirkan 3 Instruktur Utama. 2 orang instruktur bersertifikat Instruktur Dive, yaitu Royke Melldy Legi dan Yohanes Saleh, serta 1 orang bersertifikat Dive Master yakni, Wilhelmus Maring. Para peserta itu akan memperoleh sertifikat berbayar dari Asosiasi Selam yaitu Profesional Scuba School (PSS).

Selain Kepala Disparbud Sikka dan Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kabid Industri dan Ekonomi Kreatif, Emma Irmina Puli., Kabid Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia, George Richard Valentino, Perwakilan Lanal Maumere, Perwakilan Basarnas Maumere, Manager Hotel Sea World Club Maumere, serta para pegawai dalam lingkup Disparbud Sikka.@ryc

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dinkes Boyolali Sasar Vaksinasi Sampai Tingkat RT

Sel Okt 19 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Boyolali melakukan penyisiran vaksinasi terhadap warga yang belum mengikuti vaksin diwilayah pedesaan. Salahsatu desa yang menjadi target vaksinasi kali ini, yakni Desa Pusporenggo, Musuk, Boyolali. Sementara di desa tersebut, pada Rabu (6/10/2021) pagi sebanyak 470 orang mengikuti vaksin di aula balai desa setempat. Plt […]