Tingkatkan Pariwisata Domestik, Golden Rama Tours & Travel Terus Hadirkan Paket Menarik

Editor Ilustrasi. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Keindahan alam Indonesia tentunya tak diragukan lagi & telah menjadi destinasi favorit baik dari turis lokal maupun mancanegara. Walaupun pandemi Covid-19 belum berakhir, namun berbagai strategi yang dilakukan Golden Rama Tours & Travel demi kebangkitan pariwisata terus ditingkatkan agar para konsumen tetap dapat berpergian dengan rasa aman dan nyaman.

“Upaya Golden Rama Tours & Travel dapat bertahan di tengah pandemi adalah kemampuan untuk dapat beradaptasi, terus melakukan inovasi, dan kolaborasi yang baik dengan para mitra. Hal ini harus kami lakukan dikarenakan saat ini perilaku masyarakat mulai berubah yang diikuti dengan tren pariwisata yang telah bergeser dimasa pandemi,” ujar Ricky Hilton selaku Head of Marketing Communication Golden Rama Tours & Travel.

Mengambil langkah dengan beradaptasi di era pandemi, berbagai paket domestik yang ditawarkan pun tentunya dibarengi dengan kenyamanan dan keamanan para konsumen. Seperti halnya pengadaan paket staycation dimana akomodasi yang disediakan sudah memenuhi standarisasi protokol kesehatan yang berlaku atau memiliki sertifikat CHSE.

Saat ini Golden Rama Tours & Travel terus mengembangkan produk-produk unggulan domestiknya seperti paket wisata 3 Hari Labuan Bajo mulai dari IDR 2.7JT-an sudah termasuk menginap di kapal Phinisi dan juga snorkeling. Paket menikmati matahari terbenam di Pirate Dinner Cruise Bali yang disuguhkan dengan makan malam diatas kapal, musik dan juga hiburan diiringi permainan bersama dengan kru bajak laut. Paket ini di banderol seharga IDR 198Rb.

Tak hanya itu, Golden Rama juga menyediakan paket premium, resor mewah 4 Hari Magic of Nihi Sumba mulai dari IDR 17.5JT dimana paket ini sudah termasuk tiket pesawat pergi-pulang, serta berbagai aktivitas menarik yang dapat dilakukan di resor dan pantai. Selama empat hari Anda disuguhkan dengan berbagai kegiatan yang seru, seperti pemijatan atau SPA selama 60 menit, mengikuti kelas pembuatan coklat di Chris and Charly’s Chocolate Factory, berenang bersama kuda di pantai, stand-up paddle boarding & snorkelling di sekitar Pantai Nihiwatu. Tentunya Anda pun akan merasakan berbagai macam kuliner yang lezat di resor ini.

Baca Juga :  Plt. Dirjen PHU: Jemaah Umrah Bisa Karantina di Asrama Haji

“Permintaan pasar pun mulai meningkat di akhir tahun untuk paket domestik. Labuan Bajo, Bali dan Lombok menjadi salah satu destinasi yang diminati terutama group incentive”, ujar Ricky. “Kami sangat optimis di tahun 2022 pariwisata Indonesia akan berangsur-angsur pulih dan bangkit. Para penikmat liburan tentunya sudah tak sabar untuk dapat menjelajah kekayaan alam Indonesia yang tentunya harus dibarengi dengan tetap patuh pada protokol kesehatan,” ujar Ricky.@nia

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Makan Dulu atau Salat Dulu?

Kam Jan 6 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus menjawab pertanyaan terkait pertimbangan mana yang perlu diambil antara makan atau salat terlebih dahulu. Dalam hal ini, Gus Mus memberikan jawaban melalui penjelasan yang bersandar pada sebuah hadits yang […]