Wali Kota Tegaskan di Bandung Takkan Ada Belajar Tatap Muka 6 Bulan ke Depan

Editor Wali Kota Bandung Oded M Danial./antara/ho-humas pemkot bandung/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih menjadi pilihan proses belajar mengajar di Kota Bandung pada masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut Wali Kota Bandung Oded M Danial, tidak akan ada kegiatan belajar mengajar secara tatap muka selama semester genap tahun ajaran 2020-2021 atau selama enam bulan ke depan.

Seperti diketahui, kasus Covid-19 di Kota Bandung sejauh ini sudah menyentuh angka 5.858 orang secara kumulatif.

Sebanyak 528 orang di antaranya masih terkonfirmasi aktif. Kemudian, 5.175 di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 155 orang meninggal.

Keputusan itu, kata Oded, dipilih berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.  

“Hasil dari kajian Disdik dengan berbagai stakeholder, rekomendasinya Pemkot Bandung dalam semester genap ke depan masih pakai daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” kata Oded, seperti dilansir Antara.

Keputusan itu juga bakal segera disosialisasikan secara resmi melalui Surat Edaran Wali Kota Bandung yang mengacu kepada Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 73 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru.

“Bagian Hukum sudah saya perintahkan segera. Tidak perlu lagi Perwal baru,” katanya.

Untuk itu, ia pun meminta dinas terkait agar melakukan penyempurnaan dari hasil evaluasi PJJ yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Karena saya dorong, yang penting kalau sudah diputuskan semester genap ini akan PJJ lagi, maka saya minta hasil evaluasi ini harus ada penyempurnaan,” katanya. @fen

Baca Juga :  Kisah Indah yang Ditulis Seorang Orientalis tentang Isra Mikraj Nabi Saw

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemerintah Terapkan Pembatasan Sosial Jawa-Bali, Ganjar : Kami Siap Karena Sudah Lama Berlatih

Rab Jan 6 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah Pusat memutuskan memberlakukan pembatasan sosial lebih ketat untuk seluruh daerah Jawa-Bali. Rencananya, pembatasan sosial tersebut mulai dilaksanakan pada 11 hingga 25 Januari 2021. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan siap melaksanakan perintah tersebut. Saat ini, pihaknya masih menunggu surat edaran resmi dari pusat, untuk kemudian disampaikan […]